Stadium katarak seringkali tidak terdeteksi dengan jelas pada awalnya. Katarak merupakan kondisi yang sangat terjadi pada mata, terutama katarak senilis yang diakibatkan oleh proses alami penuaan.
Secara umum, katarak dapat di klasifikasikan menjadi 4 stadium, yaitu:
- Katarak Imatur
Katarak Imatur ditandai dengan mulai adanya kekeruhan (opasifikasi) pada lensa area tertentu lensa yang disebabkan oleh protein mata, menyebabkan penglihatan sedikit buram, terutama yang ada di bagian tengah. Pada stadium katarak ini, dokter mata biasanya merekomendasikan pasien untuk memakai kacamata atau lensa anti silau. Katarak imatur ini dapat berlangsung hingga beberapa tahun.
- Katarak Matur
Katarak ini ditandai dengan seluruh warna lensa sudah berubah menjadi opak (keputihan).
- Katarak Hipermatur
Tingkatan yang lebih lanjut daripada katarak matur yang menyebabkan perubahan pada selaput depan dari lensa. Selaput menjadi berkeriput dan mengecil karena keluarnya cairan dari dalam lensa.
- Katarak Morgagni
Jenis stadium katarak ini merupakan salah satu jenis katarak hipermatur yang ditemukan oleh anatomis Italia, Giovanni B. Morgagni. Pada stadium ini, di mata terjadi likuifaksi korteks yang dapat menenggelamkan nukleus ke dalam kantong kapsul. katarak ini yang disebabkan karena penuaan dan paparan sinar matahari yang berlebihan.
Jika butuh Perawat Lansia silakan klik Hananiaserka.com
