Ektima paling sering disebabkan oleh bakteri streptococcus . Terkadang, bakteri staphylococcus menyebabkan infeksi kulit ini sendiri atau dalam kombinasi dengan streptococcus. Infeksi dapat bermula pada kulit yang terluka akibat garukan, ruam, atau gigitan serangga. Infeksi sering kali berkembang di kaki. Orang dengan diabetes atau sistem kekebalan tubuh yang lemah lebih rentan terhadap ektima.
Infeksi lebih mudah menular jika ada luka terbuka, seperti luka goresan, gigitan serangga, atau cedera akibat terjatuh. Luka tersebut menyebabkan bakteri lebih mudah masuk ke dalam tubuh. Impetigo juga dapat muncul akibat kelainan kulit lainnya, seperti eksim atopik atau kudis.
Ada beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena impetigo, yaitu:
- Menderita diabetes
- Melakukan olahraga yang menyebabkan kontak antarkulit dengan orang lain, seperti gulat atau sepak bola
- Memiliki daya tahan tubuh lemah, misalnya karena menderita HIV/AIDS
- Bertempat tinggal di lingkungan yang padat penduduk.
Banyak pembantu pengalaman di Hananiaserka.com
