Prolaps uteri atau prolaps uterus disebut juga turun peranakan. Kondisi kesehatan ini ditandai dengan turunnya rahim melalui vagina bahkan sampai menonjol keluar karena otot sekitar panggul melemah dan jaringan ikat merenggang.
Prolaps uteri paling sering menyerang orang setelah menopause yang pernah melahirkan satu kali atau lebih melalui vagina. Prolaps uteri bisa bersifat ringan atau berat, bergantung pada seberapa lemah otot pendukung rahim.
Prolaps uterus perlu dicurigai jika pasien mengeluhkan adanya tonjolan di vagina, perasaan penuh pada vagina, kesulitan koitus, nyeri perut bagian bawah, dan gangguan berkemih atau buang air besar. Gali juga faktor risiko pasien seperti usia tua, riwayat penyakit dahulu, dan riwayat pekerjaan. Pada pemeriksaan vagina, tentukan derajat prolaps uterus yang dialami pasien.
Mencari pembantu dan baby sitter sudah bisa online. Klik Hananiaserka.com
