Spina bifida adalah gangguan kesehatan yang tergolong langka, namun tetap perlu diwaspadai. Pasalnya, kondisi ini dapat menyebabkan gangguan perkembangan motorik dan kognitif pada anak.
Spina bifida disebabkan oleh tabung saraf yang tidak berkembang atau tidak menutup dengan sempurna pada masa kehamilan. Meski begitu, belum diketahui secara pasti mengapa hal tersebut bisa terjadi.
Kelainan genetik: Umumnya dipengaruhi oleh kurangnya asupan vitamin dan asam folat. Kelainan ini juga dapat disebabkan ketika bayi dalam kandungan sengaja digugurkan oleh sang ibu (unwanted baby) namun tidak terjadi sehingga menyebabkan munculnya defek (cacat) tersebut.
Kondisi ibu hamil sangat berkaitan dengan kondisi bayi yang ada dalam kandungannya. Ketika ibu hamil tidak sehat, bayi akan merasakan hal yang sama. Ibu hamil harus terus menjaga kondisi kesehatannya, mengonsumsi vitamin, serta makan makanan sehat.
Faktor keturunan dapat menjadi salah satu faktor bayi mengidap spina bifida dan mungkin saja terjadi pada keturunan-keturunan selanjutnya. Faktor keturunan tidak dapat dipersalahkan, karena memang bukan suatu pilihan. Walau begitu, kamu tidak perlu khawatir kelak bayi kamu mengidap spinal bifida. Ketika hal tersebut terjadi, kamu harus segera bertemu dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut dan menanganinya.
Mencari Baby Sitter berpengalaman? Klik Hananiaserka.com
