Tulang adalah organ tubuh yang hidup dan terus bertumbuh. Tulang terus berubah sepanjang hidup, beberapa sel-sel tulang larut dan sel-sel tulang baru bertumbuh kembali dalam proses yang disebut remodeling. Namun bagi pengidap osteoporosis, proses pengeroposan lebih cepat daripada proses remodeling.
Seiring bertambahnya usia, massa tulang hilang lebih cepat daripada pembentukannya. Risiko osteoporosis sebagian bergantung pada seberapa banyak massa tulang yang pengidapnya miliki saat muda.
Normalnya, tulang mengalami proses pembaruan yang konstan. Di mana tulang yang sudah tua akan digantikan dengan tulang baru. Namun, proses ini melambat seiring dengan pertambahan usia. Melambatnya proses pembaruan tulang ini perlahan dapat membuat tulang kehilangan kepadatannya sehingga tulang pun menjadi lebih rapuh dan meningkatkan risiko osteoporosis.
Penurunan hormon estrogen yang terjadi pada wanita menopause dapat menyebabkan hilangnya kepadatan tulang. Tidak hanya pada wanita, pria yang mengalami penurunan hormon testosterone juga dapat mengalaminya.
Ada 2 penyebab utama osteoporosis, yaitu : Pembentukan massa puncak tulang yang kurang baik selama masa pertumbuhan. Meningkatnya pengurangan massa tulang setelah menopause.
Mencari ART berpengalaman? Klik Hananiaserka.com
