Penyebab infeksinya sendiri sangat beragam. Contohnya ada jamur, bakteri, virus, parasit, dan sebagainya. Oleh karena itu, perawatannya sendiri membutuhkan kolaborasi dari berbagai dokter yang berbeda mulai dari dokter spesialis penyakit dalam hingga dokter bedah digestif.
Penyebab utama infeksi usus berasal dari bakteri, virus, atau parasit. Berikut ini sejumlah jenis patogen yang bisa menginfeksi usus dan memicu gejala pada sistem pencernaan.
- Shigella. Bakteri Shigella merupakan bakteri yang sangat mudah menular dan menyebar dari orang ke orang lainnya. Bakteri ini menyerang usus dan dapat melukai dinding usus.
- Parasit Giardia.Parasit ini juga mudah menyebar lewat kontak manusia dan air yang terkontaminasi. Bahkan, parasit ini bisa bertahan dalam kolam renang umum yang sudah diberi klorin. Jadi, penting untuk berhati-hati dalam minum atau mandi dengan air yang kemungkinan terkontaminasi.
- Salmonella. Bakteri Salmonella adalah salah satu bakteri yang bisa jadi penyebab peradangan pada usus. Biasanya bakteri ini ada pada produk daging, ayam, telur, dan hewan peliharaan seperti kura-kura.
- Norovirus. Norovirus adalah jenis virus yang dapat menyebar melalui makanan atau air yang terkontaminasi. Virus ini dapat menyebabkan usus terinfeksi, dan bisa menular ke orang lain.
- E. coli. Bakteri E. coli merupakan bakteri yang sering menjadi penyebab infeksi usus. Infeksi bakteri ini dapat menyebar lewat kontak langsung dari orang ke orang, air, atau makanan yang terkontaminasi.
- Rotavirus. Sebagai salah satu penyebab utama gastroenteritis viral, rotavirus cenderung terjadi pada anak-anak. Anak yang terinfeksi biasanya terjadi ketika mereka menyentuh benda yang terkontaminasi dan memasukkan jari mereka ke dalam mulut.
Banyak kandidat pembantu dan baby sitter yang bisa dipilih di Hananiaserka.com
