Para ahli menduga, paparan ultraviolet kronik merupakan dasar penyebab terjadinya pterygium. Jaringan pterygium merupakan jaringan ikat fibroblast dan pembuluh darah yang berproliferasi dari limbus ke arah kornea. Kerusakan sel punca limbus menyebabkan jaringan dari konjungtiva menyeberang tumbuh ke arah kornea.
Mata kering dan paparan benda asing seperti debu, pasir, asap, dan angin juga diduga menjadi salah satu faktor pemicu pterygium. Pterygium juga bisa ditandai dengan kemunculan pinguecula (benjolan di konjungtiva akibat penumpukan kalsium, protein, atau lemak) pada mata.
Hingga saat ini belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan kondisi pterygium. Pterygium diduga disebabkan oleh iritasi dalam jangka waktu lama akibat debu, cahaya matahari, dan udara yang panas. Terdapat banyak perdebatan mengenai penyebab pterygium. Disebutkan bahwa radiasi sinar Ultra Violet (UV) sebagai salah satu penyebabnya.
Dasar terjadinya pterygium adalah pertumbuhan jaringan yang dipengaruhi oleh paparan ultraviolet secara kronis. Penyakit ini banyak mengenai orang yang menghabiskan banyak waktu di luar ruangan, seperti para peselancar.
Karenanya, penyakit ini banyak mengenai orang yang menghabiskan banyak waktu di luar ruangan seperti para peselancar. Selain itu, iritasi kronik serta cuaca kering dan berdebu bisa menyebabkan inflamasi kronik yang berakibat merusak jaringan konjungtiva dan menimbulkan terjadinya penyakit tersebut.
Banyak pembantu pengalaman di Hananiaserka.com
