You are currently viewing Pencegahan Leptospirosis
  • Reading time:1 min read

Pencegahan Leptospirosis

Leptospirosis adalah penyakit yang sering terjadi setelah banjir akibat air yang terkontaminasi urin hewan pembawa bakteri Leptospira. Gejalanya mirip flu pada tahap awal, tetapi bisa berkembang menjadi kondisi serius yang menyerang ginjal, hati, dan paru-paru. Deteksi dini dan pengobatan yang cepat sangat penting untuk mencegah komplikasi yang berbahaya.

Leptospirosis dapat menyerang manusia melalui paparan air atau tanah yang telah terkontaminasi urine hewan pembawa bakteri leptospira. Selain banyak terjadi di daerah yang terkena banjir, Leptospirosis juga rentan menyerang orang-orang yang biasa kontak dengan hewan tersebut.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengurangi risiko penyebaran infeksi leptospirosis, yaitu:

  • Mencuci tangan setiap sebelum makan dan setelah kontak dengan hewan
  • Mengenakan pakaian pelindung, sarung tangan, sepatu bot, dan pelindung mata, saat bekerja di area yang berisiko menularkan bakteri Leptospira
  • Menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan lingkungan rumah bebas dari tikus
  • Tidak berendam atau berenang di air danau, sungai, atau kubangan
  • Mencuci buah dan sayuran dengan air bersih sebelum mengolahnya
  • Melakukan vaksinasi pada hewan peliharaan dan ternak
  • Mengonsumsi air minum yang sudah terjamin kebersihannya

Jika butuh ART silakan klik Hananiaserka.com