Panic attack atau serangan panik dapat terjadi di mana pun dan kapan pun. Mereka yang mengalaminya akan merasa sangat ketakutan dan diliputi oleh perasaan cemas yang luar biasa, sekalipun sesungguhnya tidak sedang mengalami bahaya apa pun.
Saat seseorang mengalami serangan panik, otak memerintahkan sistem saraf untuk merespons dengan melawan atau menghindar (fight or flight). Tubuh kemudian akan menghasilkan zat kimia, seperti adrenalin, yang memicu peningkatan detak jantung, frekuensi napas, dan aliran darah ke otot.
Penyebab serangan panik tidak selalu jelas, baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Yang diketahui, kepanikan dapat dipicu oleh rasa cemas tentang sesuatu atau saat sedang mengalami situasi sulit dan stres, antara lain:
- Pengalaman mengerikan, seperti penganiayaan atau penelantaran
- Cemas karena ada pengalaman tidak menyenangkan di rumah atau sekolah
- Pengalaman yang melibatkan kekerasan
- Stres karena ujian sekolah, masalah pada hubungan pertemanan atau dengan orang terdekat lainya
- Kematian orang terdekat
Banyak kandidat pembantu dan baby sitter yang bisa dipilih di Hananiaserka.com
