You are currently viewing Pencegahan Hemofilia
  • Reading time:1 min read

Pencegahan Hemofilia

Hemofilia adalah penyakit kelainan darah langka di mana darah tidak menggumpal dengan baik. Jika pada orang normal darah mengandung banyak protein sebagai faktor pembekuan yang dapat membantu menghentikan pendarahan, pada penderita penyakit ini justru kekurangan protein yang membantu proses pembekuan darah. Jadi, penderita hemofilia akan mengalami perdarahan lebih lama.

Sebagian besar perdarahan pada hemofilia terjadi di dalam tubuh seperti otot atau sendi. Lokasi tersering perdarahan otot terjadi di lengan atas dan lengan bawah, otot iliopsoas (paha bagian depan), paha belakang, betis. Perdarahan sendi yang sering terjadi adalah sendi lutut, tumit dan siku. Jika perdarahan sering terjadi pada sendi yang sama, sendi tersebut dapat terjadi kerusakan dan nyeri, menyebabkan peradangan (artritis). Hal ini dapat menyebabkan kesulitan dalam berjalan atau melakukan aktivitas sederhana.

Selain itu, pengidap hemofilia diharuskan mengikuti pencegahan untuk menjalani hidup sehat, seperti:

  • Segera atasi perdarahan jika terjadi.
  • Hindari penggunaan obat antiinflamasi non-steroid.
  • Menjalani vaksinasi hepatitis A dan B.
  • Bepergian dengan hati-hati.
  • Menjalani tes rutin untuk infeksi, terutama infeksi yang ditularkan melalui darah, setidaknya setiap tahun.
  • Rawat persendian dengan berolahraga untuk mengurangi beban kerja pada persendian.

Jika butuh ART silakan klik Hananiaserka.com