You are currently viewing Mitos Umum Seputaran Osteoporosis
  • Reading time:2 mins read

Mitos Umum Seputaran Osteoporosis

Osteoporosis, atau yang dikenal sebagai tulang keropos, adalah suatu penyakit yang seringkali tidak tidak menimbulkan gejala pada awalnya dan berkembang secara perlahan. Penyakit ini disebabkan oleh penurunan kepadatan tulang yang terjadi seiring waktu. Ketika osteoporosis tidak terdeteksi dan dilakukan perawatan lebih awal, tulang akan menjadi semakin lemah dan rapuh. Ini akan meningkatkan risiko patah tulang yang dapat menyebabkan rasa nyeri dan membutuhkan biaya pengobatan yang tinggi. Bahkan, patah tulang akibat osteoporosis dapat menjadi penyebab kematian.

Berikut berbagai mitos seputar osteoporosis yang beredar di masyarakat. Mitos tersebut tidak sepenuhnya benar dan juga tidak sepenuhnya salah sehingga Anda musti selektif dalam memahaminya.

  • Patah tulang terjadi ketika seseorang jatuh atau karena tulang yang lemah

Kebanyakan orang mengalami patah tulang ketika terjatuh atau karena tulang yang lemah. Namun beberapa orang mengalami patah tulang secara spontan ketika melakukan aktivitas sehari-hari seperti mengangkat barang belanjaan.

  • Konsumsi suplemen kalsium dosis tinggi dapat mencegah osteoporosis

Bagaimana pun sumber kalsium dapat dicukupi dari makanan. Namun untuk beberapa kondisi, mengonsumsi suplemen memang dapat dianjurkan. Contohnya ketika Anda tidak yakin dengan menu sehari-hari yang Anda makan dapat memenuhi kebutuhan kalsium harian tubuh. Selain itu, beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah osteoporosis adalah dengan rutin berolahraga, cukup kalsium , dan vitamin D.

  • Mencegah Osteoporosis Cukup Dengan Minum Susu

Kalsium adalah salah satu mineral utama yang berkontribusi terhadap kepadatan dan pertumbuhan tulang. Dibutuhkan Vitamin D untuk memetabolisme dengan baik dan efisien dalam tubuh, itulah sebabnya Anda melihat banyak produk susu yang diperkaya dengan Vitamin D. Banyak orang tidak mendapatkan jumlah kalsium yang tepat setiap hari, yaitu 1.000 mg untuk wanita dan 1.200 mg untuk laki-laki. Sangat penting untuk menemukan keseimbangan, karena terlalu banyak kalsium dapat berbahaya bagi tubuh. Namun, kalsium saja tidak akan mencegah osteoporosis. Dosis kalsium yang sehat harus dikombinasikan dengan angkat berat dan olahraga teratur untuk membangun kepadatan tulang yang baik.

Mencari pembantu dan baby sitter sudah bisa online. Klik Hananiaserka.com