Penyakit CIPA adalah penyakit keturunan yang diturunkan dalam pola resesif autosomal. Artinya, masing-masing orang tua individu yang memiliki CIPA membawa satu salinan gen yang bermutasi dan tak menunjukkan gejala atau tanda kondisi tersebut.
Orang dengan penyakit CIPA tidak bisa mengeluarkan keringat untuk menurunkan suhu tubuh, sehingga sebagian besar penderita CIPA meninggal sebelum usia 3 tahun akibat demam. Selain itu, banyak pula pasien CIPA yang meninggal dibawah usia 25 tahun karena tidak bisa mengetahui atau merasakan penyakit lain yang mungkin menyerang bagian tubuh mereka. Dapat dikatakan bahwa usia rata-rata penderita penyakit CIPA sangat singkat.
Gejala CIPA bisa bervariasi pada tiap pengidapnya, tetapi umumnya mencakup:
- Keterlambatan perkembangan.
- Tidak bisa merasakan sakit, bahkan pada suhu ekstrem.
- Adanya luka atau cedera yang tidak disadari.
- Tidak berkeringat, yang menyebabkan kesulitan mengatur suhu tubuh.
- Masalah intelektual.
- Sering mengalami demam tinggi.
Jika butuh ART silakan klik Hananiaserka.com
