Nyeri dada seringkali, bahkan masih, identik dengan penyakit atau gangguan pada jantung. Keluhan nyeri dada bahkan menjadi penyebab tertinggi kedua pasien memeriksakan diri ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Namun, keluhan ini sebenarnya tidak selalu disebabkan oleh masalah pada jantung dan belum tentu berisiko mengancam nyawa.
Rasa nyeri dada yang dialami setiap orang dapat berbeda-beda, tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Berbagai variasi keluhan nyeri dada meliputi:
- Nyeri dada yang membaik atau memburuk ketika posisi tubuh berubah
- Nyeri yang makin meningkat saat menarik napas atau batuk
- Nyeri hilang timbul yang berlangsung beberapa menit, atau nyeri berlangsung lama dalam hitungan jam hingga terus menerus
- Nyeri yang menjalar ke bagian tubuh lain
- Nyeri yang terasa seperti tertusuk, terbakar, atau seperti ditekan
- Nyeri dada terasa di sebelah kanan, kiri, tengah, atau seluruh bagian dada
- Nyeri dada yang memburuk bila beraktivitas
Mencari ART berpengalaman? Klik Hananiaserka.com
