Fisura ani adalah suatu robekan kecil pada jaringan tipis (mukosa) di anus. Fisura ani bisa terjadi jika Anda memiliki feses yang keras atau besar saat buang air besar. Fisura ani akan memberikan rasa nyeri saat otot di anus berkontraksi.
Fisura ani bermula dari meregangnya selaput kulit atau mukosa anus hingga melebihi kapasitas normalnya. Begitu robekan terjadi, bisa muncul masalah yang berulang. Otot sfingter (otot berbentuk cincin yang bisa membuka dan menutup dengan mekanisme otomatis sesuai kebutuhan) internal yang terbuka di bawah robekan menjadi tegang dan dapat memicu nyeri yang hebat.
Fisura ani dapat menimbulkan gejala berikut:
- Terlihat adanya kulit yang robek pada anus
- Nyeri saat buang air besar, bisa juga diikuti dengan rasa panas atau gatal pada anus
- Adanya benjolan kecil dekat fisura ani (skin tag)
- Nyeri setelah buang air besar yang dapat bertahan hingga beberapa jam setelahnya
- Adanya bercak darah pada feses atau setelah buang air besar
Mencari ART berpengalaman? Klik Hananiaserka.com
