You are currently viewing Gejala Bayi Mengalami Hipotermi
  • Reading time:1 min read

Gejala Bayi Mengalami Hipotermi

Hipotermia adalah kondisi darurat medis yang terjadi ketika tubuh lebih cepat kehilangan panas dibandingkan panas yang dihasilkan. Kondisi ini menyebabkan suhu tubuh menjadi sangat rendah. Suhu tubuh normal adalah 37 derajat Celcius, sementara ketika kamu mengalami hipotermia, suhu tubuh akan berada di bawah 35 derajat celcius.

Suhu bayi normal adalah 36,5 0C – 36.5 0C. Hipotermia adalah kondisi saat suhu bayi dibawah normal. Hipotermia merupakan masalah yang penting yang sering terjadi. Hipotermia penyebab utama kesakitan dan kematian bayi baru lahir di negara berkembang.  Suhu bayi yang rendah mengakibatkan proses metabolic dan fisiologis melambat.

Kecepatatan pernafasan, jantung melambat, tekanan darah rendah dan kesadaran hilang sehingga jika tidak ditangani dapat menimbulkan kematian. Oleh karena itu WHO merekomendasikan asuhan untuk mempertahankan panas dalam asuhan bayi baru lahir.

Gejala hipotermia berbeda-beda, mulai dari gejala ringan, sedang, hingga berat.

Gejala bayi mengalami hipotermi : Bibir berwarna kebiruan, denyut jantung lemah dan tidak teratur, kulit bayi dapat berwarna merah terang, dingin, dan tampak sangat tidak bertenaga.

Hipotermia dapat menyebabkan penderitanya merasa gelisah, kebingungan, hingga mengalami koma dan kematian. Maka dari itu, kondisi ini memerlukan penanganan medis dengan segera.

Banyak kandidat pembantu dan baby sitter yang bisa dipilih di Hananiaserka.com