Penting bagi ibu hamil untuk mengenal tanda-tanda melahirkan agar dapat mempersiapkan diri menghadapi persalinan dengan baik. Umumnya, tanda-tanda mau melahirkan mulai dirasakan ibu hamil sejak 2–3 minggu sebelum Hari Perkiraan Lahir (HPL).
Sebenarnya, ibu bisa mulai merasakan tanda-tanda melahirkan mulai dari satu bulan sebelum hari perkiraan lahir. Tanda-tanda ini akan semakin jelas saat waktu persalinan semakin dekat.
Menjelang persalinan, Anda mungkin merasakan tekanan atau kram di daerah panggul dan dubur sebagai tanda awal melahirkan atau ciri mau melahirkan. Namun, tanda-tanda atau ciri-ciri ibu mau melahirkan sudah dekat lagi bukan hanya itu.
Ada beberapa ciri bahwa ibu hamil harus segera melakukan persalinan. Umumnya adalah rasa mulas yang sulit dibedakan, antara sakit perut biasa atau adanya kontraksi (Pembukaan). Kemudian, rasa ingin buang air kecil yang hampir serupa dengan keluarnya air ketuban.
Kontraksi adalah tanda tanda melahirkan yang aktif. Ibu dapat mengalami kontraksi Braxton Hicks (atau “kontraksi latihan”) selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan sebelum melahirkan.
Selain perlengkapan melahirkan, Bumil juga sudah harus memastikan siapa yang akan mendampingi Bumil selama persalinan. Bumil bisa memilih suami, orang tua, saudara, atau teman. Pastikan mereka siap menemani Bumil saat persalinan dimulai. Mengetahui tanda-tanda melahirkan sangat penting bagi para calon ibu, terutama yang berencana melahirkan secara normal, karena waktu melahirkan tidak dapat diatur dan tidak selalu sesuai dengan prediksi. Dengan begitu, Bumil bisa lebih siap dalam menghadapi persalinan.
Banyak kandidat pembantu dan baby sitter yang bisa dipilih di Hananiaserka.com
