You are currently viewing Waspada! Tanda Bahaya Bayi Prematur
  • Reading time:2 mins read

Waspada! Tanda Bahaya Bayi Prematur

Sebelum mengetahui penyebab terjadinya kelahiran prematur, terlebih dahulu Bunda harus tahu mengenai kondisi apa yang dimaksud dengan bayi lahir prematur, lahir prematur dikatakan saat kondisi bayi lahir pada usia kurang dari 37 minggu.

Biasanya kelahiran prematur terjadi karena adanya kontraksi yang membuka leher serviks sehingga membuat Janin sudah memasuki jalan lahir. Kondisi ini berisiko menimbulkan masalah kesehatan pada bayi karena organ tubuhnya belum berkembang dengan sempurna. Semakin cepat terjadinya kelahiran prematur, semakin tinggi pula risiko bayi mengalami gangguan kesehatan.

Seorang bayi dikatakan prematur jika persalinan dilakukan sebelum usia kehamilan menginjak usia 37 minggu atau tiga minggu sebelum waktunya. Pada kondisi tersebut, bayi mungkin saja terkena penyakit mata karena sistem kekebalan tubuhnya tidak sebaik bayi yang lahir normal.

Kelahiran prematur masih menjadi penyebab utama gangguan sistem saraf dan kematian bayi di seluruh dunia. Risiko kelahiran prematur bisa meningkat karena berbagai kondisi. Namun, risiko ini bisa diminimalkan dengan persiapan dan perawatan kehamilan yang baik.

Kira-kira apa dampak dari kelahiran prematur di masa mendatang? Nah, menurut penelitian dari Department of Medicine di Imperial College London, remaja yang lahir prematur memiliki beberapa tanda bahaya biologis terhadap kesehatan di masa depan. Dengan kata lahir, bayi yang terlahir prematur berisiko mengalami masalah kesehatan di masa mendatang.

⁠Banyak pembantu pengalaman di Hananiaserka.com