You are currently viewing Tanda Bahaya Pada Ibu Hamil Dan Pencegahannya
  • Reading time:2 mins read

Tanda Bahaya Pada Ibu Hamil Dan Pencegahannya

Tanda yang muncul selama kehamilan mungkin terlihat ringan dan wajar dialami oleh seorang ibu hamil. Padahal, tanda tersebut bisa jadi gejala dari kondisi serius yang harus segera ditangani.

Tanda bahaya kehamilan merupakan tanda atau gejala yang menunjukkan ibu dan bayi yang dikandungnya dalam keadaan bahaya. Bila ada tanda bahaya, ibu harus segera mendapat pertolongan di fasilitas kesehatan terdekat. Penyebab tanda bahaya kehamilan diantaranya istirahat kurang, aktivitas yang berlebihan, infeksi menyebabkan perdarahan dan nyeri perut yang hebat, perubahan hormon kehamilan menyebabkan sakit kepala dan penglihatan kabur, serta penyakit lain seperti anemia, penyakit jantung/pre-eklamsia.

Intinya, kehamilan bisa membuat tubuh Bumil lebih rentan terhadap berbagai penyakit. Jika Bumil mengalami salah satu tanda bahaya pada kehamilan di atas, segeralah periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.

Setiap wanita hamil, tentunya menginginkan janinnya selalu dalam kondisi sehat. Namun dalam kondisi tertentu, biasanya akan timbul tanda-tanda bahaya kehamilan. Berisiko atau tidaknya tergantung dari penanganan.

Pencegahannya: Perlunya pemeriksaan Antenatal Care (ANC) terbaru sesuai dengan standar pelayanan yaitu minimal 6 kali pemeriksaan selama kehamilan. Pemeriksaan disarankan untuk mengetahui resiko tinggi pada ibu hamil. Dokter juga menegaskan pentingnya penggunaan buku Kesehatan Ibu dan Anak  (KIA), berisi informasi kesehatan untuk ibu, sejak masa hamil, saat melahirkan dan berlanjut untuk mencatat kesehatan bayi sampai umur enam tahun.

⁠Mencari Baby sitter berpengalaman? Klik Hananiaserka.com