You are currently viewing Penyebab Muntah Pada Anak
  • Reading time:1 min read

Penyebab Muntah Pada Anak

Muntah pada anak merupakan hal yang wajar bila anak makan dalam porsi besar atau terlalu banyak, menangis berkepanjangan, atau mabuk dalam perjalanan. Muntah yang disebabkan oleh kondisi-kondisi tersebut biasanya akan berhenti dengan sendirinya tanpa penanganan medis.

Salah satu penyebab muntah pada anak yang paling umum adalah gastroenteritis (diare akut), alias muntaber. Ini bisa menyebabkan anak sering muntah selama 1-2 hari. Muntaber disebabkan infeksi Rotavirus atau Norovirus. Gejala muntaber sering disertai diare, kram perut, dan demam. Pada kasus yang lebih parah, bisa terjadi BAB berdarah.

Penyebab muntah pada anak lainnya adalah alergi makanan. Ketika anak muntah setelah makan, sebaiknya orangtua mengecek kembali apa saja makanan yang dikonsumsi anak sebelumnya. Pasalnya, siapa tahu si kecil mengonsumsi makanan yang memicu alerginya kambuh. Selain mual dan muntah, alergi makanan juga umumnya dapat menimbulkan gejala berupa gatal-gatal, mulut dan bibir bengkak, hingga sesak napas.

Dengan memahami penyebab muntah pada anak, orang tua dapat lebih waspada dan sigap dalam mengambil langkah penanganan yang tepat. Selain itu, dengan mengenali gejala penyerta juga penting agar risiko komplikasi bisa dicegah sedini mungkin.

Mencari Baby Sitter berpengalaman? Klik Hananiaserka.com