Kista dermoid terbentuk akibat susunan kulit yang tidak tumbuh normal pada masa perkembangan janin. Struktur kulit yang berisi akar rambut, kelenjar keringat, dan kelenjar minyak, seharusnya berada di lapisan luar kulit. Namun, pada penderita kista dermoid, struktur tersebut justru membentuk kista di dalam kulit.
Kelenjar dan jaringan di dalam kista tersebut terus mengeluarkan cairan. Hal inilah yang menyebabkan kista dermoid bisa tumbuh dan membesar.
Kista jenis ini terjadi karena adanya gangguan kongenital (hadir sejak lahir) yang terjadi selama perkembangan embrio ketika lapisan kulit tidak tumbuh bersama. Pada pengidap di tulang belakang, kista terjadi pada awal perkembangan embrio ketika bagian dari tabung saraf tidak menutup sepenuhnya.
Tabung saraf adalah kumpulan sel yang akan menjadi otak dan sumsum tulang belakang. Wanita usia muda berpotensi lebih besar mengidap penyakit ini.
Banyak kandidat pembantu dan baby sitter yang bisa dipilih di Hananiaserka.com
