Perkembangan fibroadenoma sering kali dikaitkan dengan hormon reproduksi, tapi penyebab utamanya masih belum diketahui secara pasti. Kata ahli, fibroadenoma muncul sebagai respons tidak normal dari tubuh wanita terhadap hormon estrogen. Ketika wanita berada dalam masa reproduksi, maka fibroadenoma ini lebih rentan untuk muncul. Akan tetapi, kondisi ini diduga terkait dengan aktivitas hormon estrogen. Dugaan ini timbul karena fibroadenoma sering kali muncul pada saat wanita berada di usia reproduksi.
Ukuran fibroadenoma bisa membesar pada masa kehamilan atau saat seseorang sedang menjalani terapi pengganti hormon, dan akan mengecil kembali ketika tingkat hormon reproduksi menurun, misalnya setelah wanita memasuki masa menopause.
Selain itu, fibroadenoma sering terjadi pada wanita dengan faktor-faktor berikut ini:
- Memiliki riwayat kanker payudara dalam keluarga
- Berusia 15–35 tahun
- Sedang hamil
- Mengonsumsi pil KB sebelum usia 20 tahun
- Menjalani terapi penggantian hormon
Banyak kandidat pembantu dan baby sitter yang bisa dipilih di Hananiaserka.com
