Kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan tumor ganas yang tumbuh di leher rahim. Penyakit ini terjadi akibat adanya pertumbuhan sel-sel abnormal yang terus berkembang hingga tidak terkendali.
Pencegahan terhadap kanker serviks dapat dilakukan dengan vaksinasi maupun skrining serviks. Vaksinasi berfungsi untuk mencegah infeksi HPV. Vaksin ini paling banyak diberikan pada anak sebelum usia pubertas dan sebelum melakukan hubungan seksual (usia 12-13 tahun). Vaksin diberikan 3 kali selama periode 6 bulan.
Ada dua komponen utama deteksi dini kanker, yaitu pendidikan untuk mempromosikan diagnosis dan skrining dini. Peningkatan kesadaran akan kemungkinan tanda-tanda peringatan kanker bisa memberi dampak yang sangat besar.
Deteksi dini untuk mengetahui ada tidaknya kanker serviks menjadi hal penting. Pasalnya di Indonesia, kanker serviks menempati peringkat kedua setelah kanker payudara. Smentara kanker menjadi penyebab kematian tertinggi kedua setelah penyakit kardiovaskuler.
Screening serviks dapat dilakukan dengan Paps Smear atau IVA. Dengan screening ini, dokter dapat menemukan dan menangani sel abnormal pada serviks sebelum akhirnya berkembang menjadi kanker.
Banyak pembantu pengalaman di Hananiaserka.com
