Tonsilitis adalah peradangan pada amandel, dua jaringan yang ada di pangkal atau bagian belakang tenggorokan. Amandel sebenarnya memiliki fungsi sebagai filter atau penyaring, untuk menjebak kuman yang masuk ke saluran udara. Amandel atau tonsil juga berfungsi untuk membuat antibodi untuk melawan infeksi.
Tonsilitis cenderung mudah diobati dengan istirahat, cairan, obat pereda nyeri, obat amandel, dan antibiotik jika bakteri. Dalam kasus kanker tonsil, opsi pengobatannya yaitu pembedahan, radioterapi, kemoterapi tergantung stadium kanker.
Untuk meredakan nyeri akibat tonsilitis kronis, dokter mungkin akan memberikan obat antinyeri, seperti paracetamol atau ibuprofen. Namun, untuk beberapa kondisi, dokter akan menyarankan Bunda untuk menjalani tonsilektomi atau operasi pengangkatan amandel. Kondisi tersebut meliputi:
- Obat-obatan tidak lagi efektif untuk mengobati peradangan pada amandel
- Aktivitas sehari-hari menjadi terganggu, seperti sulit saat menelan, berbicara, dan tidur
- Tonsilitis sudah menyebabkan komplikasi, seperti sleep apnea, amandel bernanah, dan penyebaran infeksi ke organ lain di sekitarnya
- Gejala yang muncul semakin parah dan sering kambuh lebih dari 7 kali dalam setahun atau lebih dari 5 kali dalam dua tahun
Jika tonsilitis terjadi berulang kali (lebih dari 5–7 kali dalam setahun), atau menyebabkan gangguan tidur, gangguan makan, hingga abses peritonsil, maka tonsilektomi (operasi pengangkatan amandel) mungkin direkomendasikan.
Mencari Baby Sitter berpengalaman? Klik Hananiaserka.com
