Penanganan sepsis sangat tergantung pada sumber infeksi dan kondisi pasien. Beberapa langkah pengobatan yang dapat dilakukan meliputi:
- Mengatasi sumber infeksi, misalnya dengan drainase nanah, tindakan bedah, dan sebagainya.
- Pemberian antibiotik jika infeksi disebabkan oleh bakteri.
- Menjaga aliran darah dan oksigen ke organ-organ agar tetap baik, misalnya dengan pemberian oksigen, cairan saline melalui infus, dan obat-obatan untuk menjaga tekanan darah.
- Hemodialisis diperlukan jika sepsis mengganggu fungsi ginjal atau menyebabkan gagal ginjal. Prosedur ini bertujuan untuk menggantikan fungsi ginjal dalam menyaring limbah berbahaya dalam darah dan menjaga keseimbangan garam dan cairan.
- Pemberian insulin untuk menstabilkan kadar gula darah.
Kunci pemulihan penyakit sepsis adalah pengobatan yang tepat dan diberikan secara cepat. Meski sepsis bisa mengancam nyawa, pengobatan sedini mungkin bisa menyembuhkan kondisi ini dan penderita sepsis bisa beraktivitas kembali dengan normal.
Umumnya, dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan, seperti pemeriksaan fisik, tes urine, tes darah, atau rontgen, untuk mengetahui infeksi yang terjadi di dalam tubuh Anda. Untuk kasus sepsis yang parah, dokter mungkin memerlukan perawatan di ruangan ICU agar pengobatan yang diberikan lebih optimal.
Jika butuh Perawat Lansia silakan klik Hananiaserka.com
