Untuk mengetahui adanya osteoid osteoma perlu dilakukan pemeriksaan dari wawancara keluhan, melakukan pemeriksaan fisik, hingga pemeriksaan penunjang seperti radiologi (rontgen, CT scan, MRI). Dari pemeriksaan baru ditentukan mengenai kondisi yang dialami dan kemudian dapat diberikan penanganan sesuai.
Osteoid osteoma bisa diobati dengan NSAIDs (Nonsteroidal Anti Inflammatory Drugs), berupa obat bebas, seperti aspirin, ibuprofen, atau naproxen, dan obat yang diresepkan dokter. Penggunaan NSAID dapat membantu mengurangi rasa sakit dan mempercepat penyusutan osteoid osteoma. Selain obat-obatan, dokter juga bisa merekomendasikan prosedur pembedahan, seperti:
- Reseksi en bloc: Pengangkatan tulang yang mengandung tumor di panggul atau tempat lainnya. Namun, prosedur ini jarang dipilih untuk menangani osteoid osteoma.
- Kuretase: Pengangkatan seluruh tumor melalui sayatan di kulit.
- Ablasi radiofrekuensi: Dipandu dengan CT scan, ahli bedah ortopedi dapat memanaskan tumor dan menghancurkannya menggunakan arus listrik berfrekuensi tinggi.
Jika butuh Perawat Lansia silakan klik Hananiaserka.com
