Filariasis merupakan kelompok penyakit yang disebabkan oleh cacing nematoda famili Filariidae. Nematoda ini tinggal di jaringan subkutan dan pembuluh limfatik pada manusia. Filaria ditransmisikan melalui nyamuk dan antropoda lain. Siklus hidup antar filaria berbeda-beda bergantung dari spesiesnya. Siklus hidup ini terdiri dari fase larva yang berada di dalam tubuh serangga dan fase dewasa yang berada di dalam tubuh manusia. Mikrofilaria yang terhisap oleh serangga akan kembali menjadi fase larva yang infektif.
Pengobatan yang dapat dijalani oleh pasien filariasis bertujuan untuk mencegah infeksi bertambah buruk dan menghindari komplikasi filariasis. Untuk mengurangi jumlah parasit dalam tubuh, pasien dapat mengonsumsi obat cacing, seperti ivermectin, albendazole, atau diethylcarbamazine.
Bila filarisis sudah menimbulkan pembengkakan di tungkai dan kaki, ukurannya tidak dapat kembali seperti semula. Namun, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kebersihan kaki yang bengkak, antara lain:
- Jika mengalami luka, segera bersihkan luka dengan antiseptik.
- Istirahatkan tungkai dan selalu jaga posisi tungkai lebih tinggi, saat duduk atau berbaring.
- Gerakkan tungkai melalui olahraga ringan untuk menjaga kelancaran aliran getah bening di bagian yang bengkak.
- Bersihkan bagian tungkai yang bengkak dengan air dan sabun setiap hari.
- Gunakan stocking kompres, sesuai anjuran dokter.
Mencari Baby Sitter berpengalaman? Klik Hananiaserka.com
