You are currently viewing Pengobatan Dermatitis Numularis
  • Reading time:1 min read

Pengobatan Dermatitis Numularis

Dermatitis numularis adalah penyakit kulit yang lebih sering dialami pria dibanding wanita, dan biasanya muncul di usia 55–65 tahun. Kondisi dermatitis numularis biasanya muncul setelah adanya kerusakan pada permukaan kulit akibat beberapa pemicu, seperti luka bakar, gesekan, atau bahkan gigitan serangga.

Pengobatan dermatitis numularis ditujukan untuk mengurangi peradangan dan gejala gatal atau nyeri yang ditimbulkan.

Obat-obatan yang dapat digunakan untuk dermatitis numularis, antara lain:

  • Antihistamin, seperti cetirizine dapat digunakan untuk mengurangi gejala gatal dan meredakan respon alergi.
  • Antibiotik salep dapat diberikan bila ada infeksi sekunder karena bakteri. Salep antibiotik yang digunakan tidak boleh mengandung neomicin, karena salah satu pencetus dermatitis numularis.
  • Kortikosteroid, dalam bentuk salep atau krim merupakan pilihan utama untuk mengurangi peradangan pada dermatitis numularis.
  • Modulator sistem imun, seperti tacrolimus dan pimecrolimus dapat digunakan untuk mengurangi peradangan.
  • Fototerapi yang biasa digunakan adalah fototerapi dengan sinar UVB pada kasus dengan lesi yang luas dan lama tidak sembuh dengan pengobatan topikal atau salep. Fototerapi sinar UVA dengan psoralen juga dapat digunakan pada kasus yang berat.

Jika butuh Perawat Lansia silakan klik Hananiaserka.com