You are currently viewing Pencegahan Virus Nipah
  • Reading time:2 mins read

Pencegahan Virus Nipah

Virus Nipah merupakan salah satu virus zoonotik, yaitu virus yang dapat menular dari hewan ke manusia. Dalam beberapa tahun terakhir, Virus Nipah kembali menjadi perhatian dalam dunia kesehatan karena potensi penyebarannya yang perlu diwaspadai.

Virus nipah tergolong sebagai virus zoonosis. Artinya, virus ini ditularkan dari hewan ke manusia. Meski begitu, penularan antarmanusia juga sangat mungkin terjadi. Nama nipah pada virus ini mengacu pada nama sungai di desa di Malaysia tempat wabah virus ini pertama kali muncul.

Hingga saat ini, masih belum ditemukan vaksin yang dapat melawan virus Nipah. Kendati demikian, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko penularan virus tersebut, di antaranya sebagai berikut.

  • Membersihkan kandang ternak babi secara rutin menggunakan cairan desinfektan.
  • Menghindari kontak langsung dengan orang yang sedang sakit, terutama di daerah yang terdapat wabah infeksi virus Nipah.
  • Menerapkan protokol pencegahan infeksi dengan menggunakan alat pelindung diri saat sedang merawat orang yang diduga terinfeksi virus Nipah, seperti mengenakan gaun isolasi untuk melindungi diri dari cipratan cairan tubuh, menggunakan sarung tangan medis, pelindung mata, dan memakai masker medis.
  • Mencuci tangan menggunakan sabun antiseptik dan air mengalir setelah mengunjungi orang yang sakit serta sesudah kontak langsung dengan hewan.
  • Menghindari kontak langsung dengan hewan, terutama babi dan kelelawar buah yang sedang sakit.
  • Membuang buah yang sudah digigit oleh kelelawar.

Banyak pembantu pengalaman di Hananiaserka.com