You are currently viewing Pencegahan Hepatitis B
  • Reading time:1 min read

Pencegahan Hepatitis B

Hepatitis B adalah penyakit yang sama sekali tidak boleh dianggap sepele. Gangguan kesehatan ini menyerang organ hati dan bisa dengan sangat mudah menular. Mengetahui penyebab dan gejala penyakit hepatitis B adalah hal yang penting, sehingga bisa dicegah. Meski penularannya sangat cepat, bukan berarti penyebaran penyakit ini tidak dapat dicegah.

Langkah utama untuk mencegah hepatitis B adalah melalui vaksinasi hepatitis B. Pada bayi, vaksinasi hepatitis B dilakukan sebanyak 4 kali. Dosis pertama diberikan setidaknya 12 jam setelah bayi lahir, kemudian dosis lanjutan diberikan berurutan di usia 2, 3, dan 4 bulan.

  • Bagi petugas medis, gunakan sarung tangan saat menangani pasien hepatitis B dan hindari kontak langsung dengan darah pasien.
  • Jaga kebersihan tubuh dengan rutin mencuci tangan, terutama sebelum makan atau setelah beraktivitas di luar ruangan.
  • Hindari penyalahgunaan NAPZA atau berbagi penggunaan jarum suntik. Hindari juga berbagi penggunaan alat cukur, sikat gigi, atau gunting kuku dengan orang lain.
  • Gunakan kondom setiap hendak berhubungan seksual.
  • Jika berencana membuat tindikan atau tato, pastikan jarum atau peralatan yang digunakan sudah steril.
  • Pastikan Anda dan pasangan telah menjalani pemeriksaan dan terbebas dari hepatitis B sebelum melakukan hubungan seksual.

Jika butuh Perawat Lansia silakan klik Hananiaserka.com