Kehamilan dan menjadi orang tua adalah perubahan besar dalam hidup. Baik calon ibu maupun calon ayah, keduanya perlu mempersiapkan diri secara mental untuk menghadapi peran baru ini.
Depresi, gangguan suasana hati yang menyebabkan perasaan sedih dan kehilangan minat yang terus-menerus, adalah gangguan suasana hati yang umum terjadi. Kondisi ini terjadi dua kali lebih sering pada wanita dibandingkan pada pria, dan timbulnya depresi awal memuncak selama tahun-tahun reproduksi wanita.
Perubahan hormon saat kehamilan dapat menyebabkan ibu lebih mudah mengalami perubahan suasana hati. Perubahan suasana hati ini dapat menyebabkan stres. Stres tentu saja merupakan hal yang harus dihindari ibu saat hamil karena dapat mempengaruhi kondisi dan perkembangan janin. Penting untuk menjaga kondisi ibu hamil agar tidak sampai mengalami stres karena akan menyebabkan kelelahan, depresi, dan membuat ibu rentan terhadap penyakit.
Pencegahan adalah langkah penting agar Bunda tidak mengalami depresi saat atau setelah melalui kehamilan. Coba cari tahu penyebab stres dan cari tahu cara mengatasinya, pastikan asupan makanan yang bergizi lengkap, beraktivitas fisik, kurangi kebiasaan buruk seperti merokok dan minum alkohol, libatkan diri dalam aktivitas seperti komunitas ibu hamil, dan istirahat secara cukup. Bila perlu, berkonsultasilah dengan dokter dan utarakan keluhan Bunda. Nantinya dokter akan memutuskan penanganan yang paling tepat untuk kondisi Bunda.
Banyak pembantu pengalaman di Hananiaserka.com
