Saat bayi menendang di dalam rahim, itu merupakan indikasi perilaku atau kebiasaan bayi saat lahir. Jika bayi sangat aktif di dalam kandungan, kemungkinan besar ia akan menjadi anak yang aktif. Selain itu, bayi menendang dalam kandungan juga bisa menjadi indikator perkembangan otak bayi.
Tendangan bayi dalam kandungan juga menandakan bahwa tubuhnya berenergi. Bayi yang berjuang di dalam kandungan juga berarti dia bereaksi terhadap lingkungan. Bayi bergerak sebagai respons terhadap apa yang ibu makan. Ini adalah pola normal dalam perkembangan janin dan tidak perlu dikhawatirkan.
Menghitung tendangan atau gerakan bayi dalam kandungan pada kehamilan merupakan salah satu cara untuk memantau janin Bunda. Perubahan pola gerakan terkadang bisa menandakan janin sedang mengalami stres. Mengetahui pola gerakan normal janin dapat membantu Bunda merasakan ketika ada sesuatu yang kurang baik.
Di awal kehamilan, ibu mungkin hanya merasa gerakan seperti berdebar dan terjadi hanya sesekali. Namun, biasanya pada akhir trimester kedua, tendangan bayi akan lebih kuat dan lebih sering. Studi menunjukkan bahwa pada trimester ketiga, bayi bergerak sekitar 30 kali setiap jam.
Banyak kandidat pembantu dan baby sitter yang bisa dipilih di Hananiaserka.com
