You are currently viewing Konsumsi Coklat Baik Untuk Kesehatan Mental, Benarkah?
  • Reading time:1 mins read

Konsumsi Coklat Baik Untuk Kesehatan Mental, Benarkah?

Coklat selalu menjadi makanan menyenangkan untuk dikonsumsi. Coklat juga kerap dihiasi dengan hal-hal yang membahagiakan, misalnya untuk menghibur diri sendiri ketika sedang bosan, sebagai hadiah untuk teman, pasangan atau orang terkasih lainnya atau sekadar camilan di sela-sela kesibukan. Oleh karena itu, coklat seakan memiliki hubungan yang erat dengan suasana hati yang baik.

Coklat mengandung senyawa-senyawa seperti serotonin, feniletilamin, dan teobromin yang dapat merangsang pelepasan endorfin di otak. Endorfin adalah zat kimia yang memberikan perasaan bahagia dan kenyamanan, sehingga mengonsumsi coklat dapat membantu meningkatkan mood yang kurang baik dan mampu mengurangi stres.

Beberapa penelitian juga telah menemukan fakta bahwa konsumsi cokelat secara rutin bisa memperbaiki fungsi kognitif pada pasien dengan gangguan kognitif ringan (mild cognitive impairment). Adapun gangguan kognitif ringan ini merupakan kondisi yang sering berkembang menjadi demensia atau pikun, termasuk penyakit Alzheimer

Konsumsilah cokelat dengan kandungan kakao 70 persen. Meski menyehatkan, tetap batasi konsumsinya, ya. Apa pun yang dikonsumsi berlebihan itu tidak baik.

Jika butuh Perawat Lansia silakan klik Hananiaserka.com