You are currently viewing Gejala Somatisasi
  • Reading time:1 mins read

Gejala Somatisasi

Gangguan gejala somatisasi  adalah serangkaian kondisi psikologis yang menyebabkan satu atau lebih gejala pada tubuh, seperti rasa sakit atau kelelahan. Gejala ini dapat sangat menyusahkan dan dapat terkait atau tidak terkait dengan kondisi medis, gangguan mental atau kondisi penyalahgunaan zat.

Gejala gangguan somatoform tidak dapat dijelaskan dengan kondisi medis atau neurologis yang konkret. Gejala ini juga dapat muncul sebagai gejala tunggal maupun banyak gejala. Tingkat keparahan gejala juga beragam mulai dari yang ringan hingga berat.

Berdasarkan gejalanya, gangguan somatisasi dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu hipokondriasis, gangguan konversi, gangguan dismorfik tubuh, dan gangguan nyeri psikogenik.

Gejala-gejala gangguan somatisasi biasanya mulai muncul saat masa remaja atau awal masa dewasa (sebelum usia 30 tahun). Penderita bisa memiliki banyak keluhan fisik pada berbagai bagian tubuh.

Gejala-gejala spesifik dan frekuensi terjadinya bisa berbeda-beda. Gejala-gejala yang muncul bisa berupa sakit kepala, mual, muntah, nyeri perut, diare atau sembelit, nyeri menstruasi, kelelahan, pingsan, nyeri saat melakukan hubungan seksual, dan hilangnya gairah seksual. Penderita pria seringkali mengeluhkan adanya gangguan ereksi. Selain itu, bisa juga terjadi kecemasan dan depresi.

⁠Mencari ART  berpengalaman? Klik Hananiaserka.com