Sindrom Turner adalah kelainan kromosom pada wanita yang terjadi ketika sebagian atau seluruh kromosom X hilang. Normalnya, seorang memiliki dua kromosom X (XX), tetapi penderita Sindrom Turner hanya memiliki satu kromosom X atau terdapat bagian dari kromosom X yang hilang atau tidak lengkap.
Gejala dan tanda sindrom Turner dapat berbeda-beda pada setiap penderitanya. Kondisi ini bahkan bisa terdeteksi sejak janin. Pada janin, kondisi ini dapat didiagnosis oleh dokter melalui USG dan tes DNA, misalnya dengan amniocentesis atau NIPT.
Sindrom Turner ditandai dengan laju pertumbuhan yang lambat sejak anak berusia 3 tahun. Oleh karena itu, tinggi badan penderita sindrom Turner akan lebih pendek dibandingkan wanita seusianya.
Penderita sindrom Turner juga akan terlambat mendapatkan menstruasi pertama, akibat kekurangan hormon seksual. Kondisi tersebut dapat menyebabkan penderita sindrom Turner sulit memiliki anak, bila tidak diberikan pengobatan.
Banyak pembantu pengalaman di Hananiaserka.com
