Sesak napas bisa terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung singkat (akut), atau terjadi berulang dalam jangka panjang (kronis). Kondisi ini sebaiknya tidak dianggap sepele karena dapat membuat tubuh kekurangan oksigen (hipoksia). Jika tidak ditangani dengan tepat, sesak napas dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius.
Gejala sesak napas dapat bervariasi pada setiap orang yang mengalaminya, tergantung pada kondisi yang mendasari. Terkadang, kondisi ini juga dapat datang dengan gejala lain.
Namun, ada beberapa gejala sesak napas yang umum, yaitu:
- Napas cepat (tachypnea) atau detak jantung cepat (palpitasi).
- Sesak dada ketika mencoba menarik napas.
- Mengi atau stridor (pernapasan berisik).
- Napas yang pendek, terasa seperti perlu memaksakan diri untuk bernapas dalam-dalam.
Mencari ART berpengalaman? Klik Hananiaserka.com
