Osteoporosis cenderung tidak menunjukkan gejala di tahap awal. Namun, kondisi ini biasanya ditandai dengan tulang yang mudah patah karena insiden kecil, seperti terpeleset, terjatuh, batuk atau bersin.
Faktor terjadinya pengeroposan tulang adalah menurunnya hormon, genetik, serta gaya hidup yang dapat mempengaruhi kesehatan tulang, seperti tidak aktif berolahraga, konsumsi minuman yang mengandung alkohol, soda, dan kafein terlalu sering, serta merokok.
Berikut beberapa gejala dan tanda osteoporosis yang perlu diperhatikan:
- Nyeri punggung bawah karena kerusakan ruas tulang belakang yang keropos.
- Berkurangnya tinggi badan secara bertahap.
- Mudah mengalami keretakan maupun patah tulang yang tidak terduga.
- Postur tubuh membungkuk seiring waktu.
Pada beberapa keadaan, osteoporosis sulit untuk dicegah. Akan tetapi, Anda bisa mengurangi risiko terkena osteoporosis dengan berhenti merokok, melakukan pemeriksaan tulang berkala jika sudah menopause, berolahraga secara teratur, dan mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin D dan kalsium, misalnya susu sapi dan susu kedelai, atau suplemen kalsium sesuai dengan arahan dokter.
Mencari pembantu dan baby sitter sudah bisa online. Klik Hananiaserka.com
