Gejala dapat berupa benjolan kecil yang tidak nyeri. Benjolan mungkin sewarna dengan kulit atau mungkin memiliki sedikit warna kuning. Kista jenis ini juga halus, kenyal, dan tidak lunak. Kista yang pecah dapat menyebabkan infeksi dan merusak kulit.
Kista dermoid dapat tumbuh di bagian tubuh mana pun. Namun, pada banyak kasus, kista dermoid tumbuh di kulit, terutama di kulit wajah. Kista dermoid berisi kelenjar minyak, kelenjar keringat, rambut, gigi, serta jaringan lain, yang biasa terdapat di dalam atau di permukaan kulit. Kista ini akan tampak sebagai benjolan yang biasanya tumbuh tunggal, berukuran 0,5-6 cm, dan lunak bila disentuh.
Kista dermoid tidak menimbulkan keluhan. Namun, nyeri dapat muncul ketika kista terinfeksi. Selain nyeri, kista dermoid yang terinfeksi akan terlihat sangat kemerahan dan membengkak.
Kista dermoid juga dapat muncul di organ dalam. Gejala yang timbul tergantung pada lokasi tumbuhnya benjolan. Jika kista dermoid tumbuh di rahim, penderita dapat mengalami gejala berupa nyeri panggul, terutama saat menstruasi.
Mencari ART berpengalaman? Klik Hananiaserka.com
