You are currently viewing Gejala Hepatitis B
  • Reading time:1 min read

Gejala Hepatitis B

Hepatitis B merupakan salah satu jenis hepatitis virus yang sering dijumpai di dunia. Peradangan hati akibat infeksi virus ini termasuk salah satu penyakit menular yang berisiko menyebabkan komplikasi berupa kanker hati. Namun, dibalik semua hal-hal negatif tersebut, hepatitis B merupakan penyakit yang memiliki peluang sembuh cukup tinggi, bahkan bisa dicegah dengan pemberian vaksin.

Infeksi kronis hepatitis B dapat berupa tanpa gejala atau berhubungan dengan peradangan kronis hati (hepatitis kronis), yang mengarah ke sirosis. Jenis infeksi ini secara nyata meningkatkan kejadian karsinoma hepatoseluler (HCC; suatu jenis kanker hati). Di seluruh Eropa, hepatitis B dan C menyebabkan sekitar 50% karsinoma hepatoseluler. Pengidap hepatitis infeksi kronis dianjurkan untuk menghindari konsumsi alkohol karena meningkatkan risiko sirosis dan kanker hati. Hepatitis B telah dikaitkan dengan perkembangan glomerulonefritis membranosa.

Berikut ini adalah gejala hepatitis B yang terlihat apabila infeksi sudah kronis, antara lain:

  • Demam yang tidak terlalu tinggi.
  • Penyakit kuning pada mata atau jaundice yang hilang timbul secara bergantian.
  • Lemas.
  • Jika kondisi memburuk, kadang disertai sesak dan penurunan kesadaran.
  • Mual, muntah, dan tidak nafsu makan.
  • Nyeri otot dan persendian.
  • Rasa tidak nyaman di area sekitar hati.
  • Perut membuncit berisi cairan dan bengkak di kaki.

Mencari ART berpengalaman? Klik Hananiaserka.com