Penyakit stroke adalah kondisi medis yang terjadi secara mendadak dan dapat sangat mengancam jiwa seseorang. Penyakit stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu atau terputus, menyebabkan kerusakan pada sel-sel otak karena kurangnya pasokan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan. Penyakit ini tidak pandang usia dan dapat menyerang siapa saja, dari anak-anak hingga orang dewasa, dan bahkan orang yang lanjut usia.
Stroke terjadi ketika pembuluh darah yang membawa oksigen dan nutrisi ke otak tersumbat atau pecah (ruptur) oleh gumpalan. Ketika hal itu terjadi, bagian otak tidak bisa mendapatkan darah dan oksigen yang dibutuhkannya, sehingga sel-sel otak mati.
Ada tiga faktor yang meningkatkan risiko seseorang mengalami stroke, yaitu faktor kesehatan, gaya hidup, dan faktor lainnya. Selain stroke, berbagai faktor tersebut juga berisiko meningkatkan risiko serangan jantung.
Faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi antara lain riwayat keluarga, umur, dan jenis kelamin. Sedangkan faktor risiko yang dapat dimodifikasi yaitu merokok, diet tidak sehat, kurang aktivitas fisik, konsumsi minuman beralkohol, obesitas, hipertensi, diabetes melitus, dislipidemia dan gangguan irama jantung. Faktor risiko yang dapat dimodifikasi ini dapat kamu perbaiki atau hindari dengan mulai menjaga pola makan dan pola hidup sehat, yaitu dengan menerapkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).
Banyak pembantu pengalaman di Hananiaserka.com
