Bibir sumbing (Labioskizis) adalah timbulnya celah dan langit-langit mulut. Sebagai informasi, bibir terbentuk antara minggu keempat dan ketujuh kehamilan.
Bibir sumbing terjadi ketika jaringan yang membentuk bibir janin tidak menyatu secara sempurna. Penyebabnya belum diketahui secara pasti, tetapi diduga terkait dengan akibat kombinasi faktor genetik dan lingkungan.
Jika dalam suatu keluarga memiliki riwayat bibir sumbing, maka bayi yang baru lahir memiliki potensi yang lebih besar untuk mengalami kondisi yang sama. Dengan kata lain, bibir sumbing adalah kondisi yang bisa diwariskan turun-temurun.
Perlu diketahui bahwa lingkungan berpengaruh besar terhadap tumbuh kembang bayi selama berada di dalam kandungan. Misalnya, Ibu hamil yang terpapar bahan kimia maupun terkena infeksi virus atau bakteri memiliki risiko lebih besar melahirkan bayi dengan kondisi bibir sumbing.
Kekurangan asupan asam folat saat hamil juga bisa meningkatkan risiko bayi lahir dengan bibir sumbing. Oleh karena itu, cukupi asupan asam folat saat hamil untuk mencegah buah hati lahir dengan bibir sumbing.
Mencari Baby Sitter berpengalaman? Klik Hananiaserka.com
