You are currently viewing Gejala Gondongan
  • Reading time:1 min read

Gejala Gondongan

Gondongan adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus. Infeksi biasanya menyerang kelenjar parotis (kelenjar yang memproduksi air liur) sehingga memicu pembengkakan. Gejala umum saat seseorang mengalami gondongan adalah pembengkakan pada pipi dan rahang. Kelenjar parotis, yang terletak di bawah telinga, berfungsi untuk memproduksi air liur.

Gejala yang muncul antara lain demam, kejang, dan penurunan kesadaran. Komplikasi lainnya yang dapat terjadi adalah pneumonia dan pankreatitis atau peradangan pada pankreas. Penularan pada usia remaja atau dewasa dapat menyebabkan orchitis atau peradangan testis pada laki-laki dan ovaritis atau peradangan ovarium pada wanita.

Gejala gondongan biasanya baru akan muncul 12–25 hari setelah terinfeksi virus. Gondongan ditandai dengan pembengkakan kelenjar parotis, atau pembengkakan di bawah telinga, dan gejala penyakit infeksi.

Penyakit gondongan disebabkan oleh infeksi virus paramyxovirus. Virus ini termasuk dalam famili rubulavirus. Paramyxovirus dapat berkembang biak di saluran pernapasan bagian atas. Maka dari itu, penyakit ini dapat dengan mudah menular melalui bersin, percikan air liur, atau batuk. Selain itu virus paramyxovirus juga bisa menular melalui benda yang terkontaminasi air liur penderta gondongan.

⁠Mencari ART berpengalaman? Klik Hananiaserka.com