Hiperemesis gravidarum adalah komplikasi kehamilan yang tidak boleh dianggap sepele. Sebab, jika tidak segera ditangani dengan tepat, kondisi ini dapat menimbulkan sejumlah komplikasi yang berisiko membahayakan kondisi ibu hamil dan janin.
Kendati begitu, hiperemesis gravidarum sering dikaitkan dengan perubahan hormon yang terjadi selama masa kehamilan, seperti hormon glikoprotein atau human chorionic gonadotropin (hCG).
Peningkatan hormon human chorionic gonadotropin (hCG), terutama pada usia kehamilan 8 minggu, disebut sebagai faktor yang meningkatkan risiko mual dan muntah parah saat hamil.
Penyebab dari Hiperemesis Gravidarum belum diketahui secara pasti, namun faktor risiko dari penyakitnya adalah multipara, usia muda, riwayat diabetes, gangguan kejiwaan, penyakit hati, atau hipertiroid. Selain itu, ada beberapa kondisi yang membuat ibu hamil lebih berisiko mengalami hiperemesis gravidarum, antara lain : anemia, primigravida (seorang wanita hamil untuk pertama kalinya), faktor usia.
Banyak kandidat pembantu dan baby sitter yang bisa dipilih di Hananiaserka.com
