You are currently viewing Gejala Herpes
  • Reading time:2 mins read

Gejala Herpes

Banyak orang yang memiliki herpes mungkin tidak memiliki gejala sama sekali. Orang lain mungkin memiliki gejala dalam beberapa hari setelah terinfeksi. Serangan herpes melibatkan lepuh atau luka yang menyakitkan yang mempengaruhi mulut atau kelamin. Lesi (luka) herpes sering dimulai dengan perasaan mati rasa, rasa kesemutan, atau gatal. Perasaan ini menandakan bahwa virus sedang bergerak ke atas saraf menuju kulit. Di sana, virus menyebabkan benjolan kecil yang dengan cepat berkembang menjadi lepuh kecil yang meradang dan berisi cairan. Lepuh ini pecah dan membentuk kerak, biasanya membutuhkan waktu seminggu untuk sembuh pada orang dengan sistem kekebalan yang sehat.

Berikut ini beberapa gejala yang muncul tersebut:

  1. Infeksi Primer : Gejala awal yang dijumpai berupa bintil berwarna putih tampak berisi air atau disebut sebagai vesikel. Bintik ini muncul berkelompok di atas kulit yang sembab dan kemerahan (eritematosa). Awalnya vesikel tersebut tampak putih, tetapi lama-kelamaan berisi nanah (pus) berwarna hijau.
  2. Fase Laten : Saat gejala membaik, bukan berarti virus telah mati. Virus tersebut “beristirahat” di dalam sel saraf tulang belakang manusia. Di fase ini, pelepasan virus masih terus berlangsung, meskipun dalam jumlah sedikit. Dengan demikian, bisa saja seseorang terkena infeksi herpes dari pasangannya yang terlihat sehat.
  3. Stadium Rekuren : Stadium rekuren dari herpes adalah tahapan ketika virusnya aktif kembali. Gejalanya hampir serupa dengan herpes di stadium primer namun cenderung lebih ringan.

⁠Mencari ART berpengalaman? Klik Hananiaserka.com