Batu amandel terbentuk dari penumpukan bakteri, sisa makanan, sel kulit mati, air liur, dan plak di mulut pada celah-celah permukaan amandel. Seiring berjalannya waktu, tumpukan ini bisa mengendap dan menjadi padat, layaknya batu.
Batu amandel disebabkan oleh penumpukan benda-benda asing yang terperangkap di celah amandel. Seiring berjalannya waktu, benda-benda asing tersebut mengkristal dan mengeras seperti batu.
Batu amandel bisa terjadi pada siapa saja yang masih memiliki amandel (tonsil), yaitu bantalan jaringan yang ada di kedua sisi mulut bagian belakang. Frekuensi munculnya batu ini cukup beragam. Sebagian orang bisa mengalaminya berulang kali bahkan dengan jumlah batu lebih dari satu.
Benda asing yang dapat menyebabkan terbentuknya batu amandel antara lain:
- Sel-sel mati
- Sisa-sisa makanan
- Kuman
- Air liur atau lendir dahak
Banyak kandidat pembantu dan baby sitter yang bisa dipilih di Hananiaserka.com
