Keputihan adalah kondisi yang wajar dialami wanita menjelang menstruasi, namun juga bisa menjadi tanda kehamilan yang tidak disadari. Meskipun sekilas hampir sama, ada perbedaan keputihan tanda hamil dan menjelang haid.
Sedangkan cara mengatasi keputihan abnormal tergantung pada penyebabnya, misalnya dengan pemberian obat, seperti:
- Membersihkan vagina dan area kewanitaan dengan cara benar, yaitu dari arah depan ke belakang, bukan sebaliknya. Keringkan dengan handuk atau tisu lembut sekali pakai. Jangan lupa untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah membersihkan area kewanitaan.
- Metronidazole atau tinidazole, untuk mengatasi keputihan yang disebabkan oleh parasit penyebab penyakit trikomoniasis. Obat ini hanya bisa didapatkan dengan resep dokter.
- Antibiotik, seperti clindamycin, untuk menghilangkan bakteri penyebab keputihan. Antibiotik tersedia dalam bentuk pil atau krim oles.
- Antijamur, seperti fluconazole, clotrimazole, dan miconazole, untuk mengatasi infeksi jamur yang menyebabkan keputihan. Obat ini tersedia dalam bentuk krim atau gel yang dioleskan di bagian dalam vagina.
- Gunakan antiseptik khusus untuk area kewanitaan sehingga dapat mengatasi berbagai kuman penyebab keputihan, yaitu antiseptik area kewanitaan dengan kandungan Povidone-Iodine 10%. Povidone-Iodine (PVPI) merupakan zat antimikroba yang memiliki spektrum-luas dan efektif mengatasi kuman serta mampu mengendalikan penyebaran infeksi topikal
Jika butuh Perawat Lansia silakan klik Hananiaserka.com
