You are currently viewing Pengobatan Inkontinensia Urine
  • Reading time:2 mins read

Pengobatan Inkontinensia Urine

Inkontinensia urine atau gangguan inkontinensia urin, adalah kehilangan kendali atas kandung kemih. Ini merupakan permasalahan umum dan sering kali memunculkan rasa malu. Tingkat keparahannya bervariasi dari kejadian sporadis buang air kecil saat batuk atau bersin hingga mendapati diri dengan hasrat untuk buang air kecil yang tiba-tiba muncul begitu kuat sehingga tak mampu mencapai toilet tepat waktu.

Adapun tindakan medis yang dilakukan untuk menangani inkontinensia urine adalah sebagai berikut:

  • Terapi Perilaku. Untuk mengurangi inkontinensia urine dengan edukasi, pemantauan kebiasaan berkemih, ini melibatkan mengajarkan Anda untuk menahan keinginan buang air kecil dan secara bertahap meningkatkan interval waktu antara buang air kecil. Pendekatan Terjadwal Buang Air: Rutinitas buang air teratur yang diatur oleh jadwal, serta latihan terjadwal untuk membiasakan kandung kemih mengosongkan secara teratur untuk mencegah kebocoran.
  • Pembedahan. Ini dapat dilakukan terutama pada kasus inkontinensia urine karena sumbatan di saluran kemih atau pemasangan sfingter buatan (otot berbentuk cincin untuk mencegah aliran urine dari kandung kemih ke uretra).
  • Terapi Obat. Dilakukan untuk merelaksasikan kandung kemih. Obat yang digunakan merupakan obat golongan antikolinergik yang dapat memiliki efek samping diantaranya mulut kering, sulit BAB, penglihatan buram dan rasa seperti kebingungan.
  • Keteter. Pada beberapa kasus dapat dilakukan tindakan berupa pemasangan kateter.

Menjaga agar kemih yang Bunda keluarkan sesuai dengan porsinya tentu saja juga harus bisa menjaga kebersihan di sekitar daerah organ intim Anda. Menggunakan pakaian yang bersih dan juga aman untuk kulit tubuh juga menjadi salah satu cara untuk bisa menjaga agar tubuh sehat dan yang paling penting untuk kesehatan organ dalam yang sangat penting fungsinya.

Jika butuh Perawat Lansia silakan klik Hananiaserka.com