Autisme adalah gangguan perkembangan yang ditandai dengan tantangan dalam hal komunikasi, sosial, dan perilaku. Autisme juga dikenal dengan sebutan gangguan spektrum autisme. Kondisi ini bersifat seumur hidup dan gejalanya bisa berbeda-beda dari satu orang ke orang lain.
Anak dengan autisme biasanya mengalami kesulitan dalam menjalin hubungan sosial-emosional timbal balik. Mereka sulit diajak bercakap-cakap, kurang sampai tidak memiliki emosi atau ekspresi yang sesuai untuk suatu keadaan, atau tidak memberi respons sama sekali jika dipanggil atau diajak bicara. Tidak adanya kontak mata, tidak ada ekspresi wajah, atau bahasa tubuh lainnya dapat menunjukkan anak menderita autisme.
Karena autisme bukan penyakit dan tidak diketahui penyebab pastinya, maka belum ada cara pasti untuk mencegah autisme. Namun, ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko anak mengalami autisme, yaitu:
- Memberikan ASI eksklusif
- Tidak mengonsumsi minuman beralkohol saat hamil
- Melakukan pemeriksaan kehamilan sesuai dengan arahan dokter
- Tidak mengonsumsi obat-obatan tanpa sepengetahuan dokter
- Memastikan anak telah mendapatkan vaksin sesuai anjuran dokter
- Memberikan stimulasi pada bayi sesuai usianya untuk mendukung keterampilannya
- Menerapkan pola hidup sehat, baik untuk orang tua maupun anak
- Melakukan kontrol rutin untuk bayi, sesuai dengan jadwal yang ditetapkan dokter
Jika butuh ART silakan klik Hananiaserka.com
