Dermatitis perioral biasanya muncul sebagai ruam dan bintik merah di sekitar mulut serta di lipatan sekitar hidung. Bintik dan lepuh kulit bisa terlihat bersisik. Ruam, bintik dan lepuhan juga dapat muncul di bawah mata, dahi, atau dagu. Lepuhan kecil ini bisa berisi nanah ataupun cairan. Terkadang keluhan kulit pada dermatitis perioral dapat menyerupai jerawat. Anda juga mungkin akan merasa gatal atau rasa terbakar pada ruam, terutama saat ruam memburuk.
Meskipun gejala biasanya ringan dan bukan penyakit kulit menular, dermatitis perioral bisa menimbulkan gejala yang cukup berat. Penderita umumnya mengeluhkan rasa gatal hebat, perih, serta panas seperti halnya gejala eksim.
Dermatitis perioral bisa sangat menyerupai jerawat atau rosasea. Di antara batas bibir dengan ruam kulit biasanya dipisahkan oleh daerah kulit yang normal. Bisa terasa sangat gatal dan bahkan sampai menyengat. Di sekitar bibir tampak beruntus-beruntus kecil kemerahan. Kadang beruntus-beruntus tersebut membentuk plak (daerah kemerahan yang menonjol) atau bercak (daerah kemerahan yang mendatar).
Gejala lain yang turut muncul selain ruam adalah rasa terbakar dan gatal, terutama saat kondisi ruam mulai memburuk. Menggaruknya hanya akan membuat rasa gatal semakin tidak tertahan, dan sangat mungkin mengakibatkan munculnya luka pada area yang digaruk. Jadi, sebisa mungkin hindari garukan, terlebih dengan kondisi tangan yang tidak bersih.
Mencari ART berpengalaman? Klik Hananiaserka.com
