You are currently viewing Penyebab Omfalokel
  • Reading time:1 min read

Penyebab Omfalokel

Penyebab omfalokel hingga saat ini masih belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa studi menduga bahwa defek tersebut disebabkan oleh kehamilan yang kekurangan asam folat, kekurangan salisilat, dan kondisi hipoksia. Beberapa faktor risiko yang diduga berperan adalah usia ibu hamil yang terlalu muda atau terlalu tua, riwayat multiparitas, konsumsi alkohol di masa prenatal, kebiasaan merokok, penggunaan obat-obatan selama kehamilan.

Pada minggu ke enam sampai sepuluh kehamilan, organ dalam perut janin mengalami pertumbuhan yang pesat sehingga ukurannya akan semakin panjang dan besar, sampai akhirnya rongga perut tidak mampu menampungnya. Organ tersebut (hati, kandung kemih, lambung, usus, limpa, indung telur, testis) lalu menonjol masuk ke tali pusat. Pada minggu ke sebelas kehamilan, rongga perut sudah cukup besar untuk usus dan hati sehingga organ tersebut normalnya masuk kembali ke rongga perut. Jika organ-organ tersebut gagal berputar dan tidak masuk kembali ke dalam perut, maka kondisi ini disebut dengan omfalokel.

Hampir setengah dari bayi yang memiliki omphalocele atau omfalokel mengalami kondisi akibat salinan tambahan dari salah satu kromosom di setiap sel tubuh (trisomi). Bahkan, sekitar sepertiga bayi yang lahir dengan omfalokel juga memiliki kondisi genetik yang dikenal dengan nama sindrom Beckwith-Wiedemann.

⁠Mencari Baby Sitter berpengalaman? Klik Hananiaserka.com