Seseorang yang mengalami kejadian traumatis biasanya merasa syok, takut, sedih, dan cemas berlebihan secara berkepanjangan. Meskipun hal yang dialami serupa, reaksi tiap orang pun akan berbeda-beda ketika menghadapi kejadian traumatis. Terkadang, trauma juga bisa membuat seseorang menjadi pribadi yang dingin dan cuek (emotionally unavailable).
Gangguan kecemasan dapat terjadi ketika kecemasan tersebut dibiarkan terus-menerus. Gangguan kecemasan merupakan gangguan psikiatri yang sering ditemukan.
Setiap fase kehidupan terkadang memang tidak sesuai dengan apa yang Anda atau orang lain bayangkan. Setiap fase terkadang memerlukan perjuangan dan keikhlasan Anda sebagai pribadi dan sebagai seorang anak. Sehingga seiring waktu, proses ini akan mendapatkan manfaat yang lebih baik untuk hubungan Anda dan ibu.
Penyebab munculnya rasa cemas berlebihan akibat gangguan kecemasan hingga kini belum diketahui dengan pasti. Namun, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan seseorang lebih berisiko terkena gangguan cemas, yaitu:
- Riwayat trauma psikologis di masa kecil
- Faktor genetik
- Stres berat yang berkepanjangan, misalnya akibat tekanan batin, masalah keluarga, atau kesulitan memenuhi kebutuhan ekonomi
Banyak kandidat pembantu dan baby sitter yang bisa dipilih di Hananiaserka.com
